5 Deretan Lagu Lawas Indonesia yang Wajib Didengar

Pada edisi APUINA Charts kali ini, kami diberikan kesempatan untuk berbincang-bincang dengan salah satu pengurus Divisi Media dan Pers, Vania Almira, tentang 5 deretan lagu lawas Indonesia favoritnya. Walaupun beberapa lagu-lagu pilihan ini sudah lahir dari puluhan tahun yang lalu, cewek yang mengaku mengoleksi rangkaian piringan hitam ini, yakin bahwa lagu-lagu ini sangat patut didengar oleh generasi-generasi muda sekarang.


1. Chrisye - Sayang ​Tidak mungkin jika kalian tidak kenal dengan salah satu almarhum musisi legendaris Indonesia ini. Lagu-lagu karya Chrisye ini sudah sering berkumandang di acara-acara ternama karya murid-murid Indonesia di APU, seperti Indonesian Week. Dari seluruh karyanya, Vania mengaku bahwa lagu yang berjudul ‘Sayang’ ini merupakan lagu Chrisye terfavoritnya. Lagu ini datang dari album yang berjudul ‘Nona’ yang lahir di era tahun 1984. Menurutnya, lagu ini bernuansa romantis dan musiknya sangat manis untuk didengar. 



2. Kiki Maria - Bayang-Bayang Jingga Penyanyi yang berasal dari Malang ini, faktanya merupakan anak dari almarhum bintang film horror terkenal, Suzanna. Lagu yang berjudul ‘Bayang-Bayang Jingga’ ini lahir pada tahun 1982 dan terdapat dalam album yang berjudul ‘Kasih Tiada Berpadu’. Dengan berbasiskan genre pop, Vania mengaku bahwa tambahan unsur-unsur musik jazz di dalamnya merupakan salah satu alasan mengapa ia sangat menyukai lagu ini. 



3. Chaseiro - Sapa Prabencana Kelompok musik yang berdiri pada era akhir tahun 1970 ini, namanya sudah pasti tidak asing terdengar lagi. Apalagi dengan kehadiran salah satu musisi legendaris Indonesia yang terkenal didalamnya, yaitu Candra Darusman. Lagu ini lahir pada tahun 1980 pada album yang berjudul ‘Pemuda’. Dengan alunan musik bossa nova yang mewah, liriknya yang simple dan lucu membuat lagu ini sangat patut didengar. 



4. Hetty Koes Endang - Pelangi Cinta Penyanyi pop keroncong terkenal yang namanya masih harum sampai sekarang ini memiliki salah satu karya yang cukup berbeda dan unik untuk didengar. Lagu yang datang dari album ‘Hati Lebur Jadi Debu’ pada tahun 1982, merupakan lagu penutup pada album ini. Musiknya yang agak bergeser dari genre pop keroncong ini sangat manis untuk memanjakan telinga.  



5. Sova – Biarkanlah Aku Lagu ini memang bernuansa berbeda dari lagu-lagu sebelumnya dan terbilang masih cukup baru. Lagu yang berjudul ‘Biarkanlah Aku’ ini merupakan karya dari sebuah duo produser Indonesia yang bernama Lawrence Aswin dan Edward Andez (yang juga dikenal dengan nama ‘Andezzz’). Karyanya yang ber-genre house/jazz ini merupakan salah satu ​highlight dari musik-musik di era akhir 1990an dan awal 2000an. Lagu ini lahir pada album yang berjudul ‘Tempo Tantrum’ pada tahun 2003. 


2 views
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • line-logo-white-png-4

CONTACT US

@RitsumeikanAPUIna

@apu_ina

APUINA TV

@459vpzag

Ritsumeikan Asia Pacific University, Beppu, Oita, Japan

© 2020 by APUINA Media and Publication Team